Archive for the Hutang Category

Isu FELDA

Posted in Bacaan, Hutang, Mabuk, PAS, Perniagaan, Politik, Prinsip, Sarawak, Umum on May 18, 2012 by Abdullah

image

image

Sekian Terima kasih….kekekeke mampus umno.

Advertisements

Kepingin Jadi PM

Posted in Bacaan, Hutang, Politik, Sarawak, Umum on December 29, 2011 by Abdullah

Desas desus…dari ahli BN Sarawak di Kuching…ingin membuat usul untuk pengiliran jawatan perdana menteri memandangkan umno gagal mengurus isu pembaziran dan salah guna dana Kerajaan. Sudah masanya giliran kami di Sarawak kata beliau yang enggan namanya disiarkan. Katanya lagi Sarawak negeri yang paling kaya dari sumber buminya. Kami berhak untuk menuntut supaya digilirkan jawatan Perdana Menteri.

Beliau ketika ditanya berkenaan isu harta Ketua Menteri…beliau berkata… mereka yang menuduh gagal membuktikan salah guna kuasa Ketua Menteri. Itu semua rekaan pembangkang..kami berbeza dari umno…kami lebih profesional dari umno.

Apa Kata Mereka

Posted in Hutang, Mabuk, PAS, Politik, Prinsip, Songsang, Umum on December 14, 2011 by Abdullah


Dengar cerita CEO NFC (suami Sharizat) dpt gaji 100k sebulan, anak sulung (age 31) dpt gaji 45k sebulan, anak kedua (age 27)dpt 35k sebulan, anak ketiga (age 25) dpt 35k sebulan. Jika ini betul, ia sesungguhnya memalukan. Ambil duit rakyat buat bayar gaji besar.

Anak saya pun graduate juga. UPSR, PMR, SPM dapat semua A. Umur 24 tahun. Kerja swasta. Dia pun work hard. Balik kerja paling awal jam 9 malam. Kadang2 sampai 1 pagi. Gaji dia RM2,700/sebulan. Adakah anak saya akan sokong BN/Umno kalau begini keadaannya? Saya dah tahu jawapannya. Umno tak boleh kelentong orang cerdik. Umno is not capable of changing, not with the current leaders.

When more than 50% of our working population is earning less than RM2k/month, tak tahu malu ke mereka-mereka ini. Merompak siang dan malam, 7 hari seminggu. Perompak Ali Baba P Ramli pun ada cuti hujung minggu.

Tahap Kepimpinan Wanita umno

Posted in Hutang, Mabuk, Politik, Prinsip on December 1, 2011 by Abdullah

 

Bila Lagi Nak Langsai Hutang

Posted in 1, Hutang on November 11, 2010 by Abdullah

Ramai yang terpaksa berhutang untuk menuntut ilmu, berkahwin, bayar rumah, bayar saman, kos meningkat tapi siapa peduli….bila pemerintah memeras hasil titik peluh rakyat…pemerintah tidak pernah berfikir untuk menyelesaikan masalah hingga pemerintah sendiri yang kuat berhutang…byk contoh projek mega..100 tingkat menara…

Larangan Dalam Perkara Hutang

Dari ‘Aisyah r.a. isteri Nabi saw, bahwa Rasulullah saw. sering berdo’a dalam shalat, “Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari adzab kubur, aku juga berlindung kepada-Mu dari kejahatan Dajjal, aku berlindung kepada-Mu dari fitnah kehidupan dan kematian. Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan dosa dan lilitan hutang.” Ada seorang yang bertanya kepada beliau, “Mengapa Anda sering kali berlindung kepada Allah dari lilitan hutang?” Beliau menjawab, “Sesungguhnya apabila seseorang terlilit hutang, maka bila berbicara ia akan berdusta dan bila berjanji ia akan pungkiri,” (HR Bukhari [832] dan Muslim [589]).

 

Dari Abu Hurairah r.a, bahwa Rasulullah saw. berdiri di hadapan mereka dan berbicara, “Sesungguhnya jihad fi sabilillah dan iman kepada Allah adalah amal yang paling utama.” Bangkitlah seorang laki-laki dan berkata, “Wahai Rasulullah, bagaimana menurutmu bila kau gugur fi sabilillah apakah dosa-dosaku akan terhapus?” Rasulullah saw. menjawab, “Ya, asalkan engkau gugur fi sabilillah sedang engkau sabar dan mengharap pahala, maju ke medan perang dan tidak melarikan diri.” Kemudian Rasulullah saw. berkata kepadanya, “Apa yang engkau katakan tadi?” Ia mengulanginya, “Bagaimana menurutmu bila aku gugur fi sabilillah apakah dosa-dosaku akan terhapus?” Rasulullah menjawab, “Ya, asalkan engkau gugur fi sabilillah sedang engkau sabar dan mengharap pahala, maju ke medan perang dan tidak melarikan diri kecuali hutang. Sesungguhnya begitulah Malaikat Jibril menyampaikannya kepadaku tadi,” (HR Muslim [1885]).

 

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bi al-‘Ash r.a, bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Orang yang mati syahid diampuni segala dosanya kecuali hutang,” (HR Muslim [1886]).

 

Dari Muhammad bin ‘Abdullah bin Jahsy r.a, ia berkata, “Pada suatu hari kami duduk bersama Raasulullah saw. sedang menguburkan jenazah. Beliau menengadahkan kepala beliau ke langit kemudian menepukkan dahi beliau dengan telapak tangan sembari berkata, ‘Subhaanallah, betapa berat ancaman yang diturunkan.’ Kami diam saja namun sesungguhnya terkejut. Keesokan harinya aku bertanya kepada beliau, ‘Wahai Rasulullah, ancaman berat apakah yang turun?’ Beliau menjawab, ‘Demi Allah jiwaku berada di tangan-Nya, seandainya seorang laki-laki terbunuh fi sabilillah kemudian dihidupkan kembali kemudian terbunuh kemudian dihidupkan kembali kemudian terbunuh sementara ia punya hutang, maka ia tidak akan masuk Surga hingga terlunasi hutangnya’,” (Hasan, HR an-Nasa’i [VII/314-315], Ahmad [V/289-290], al-Hakim [II/25], al-Baghawi dalam Syarhus Sunnah [2145]).

 

Dari Samurah r.a, ia berkata, “Kami bersama Rasulullah saw. menguburkan jenazah, beliau bersabda, ‘Adakah seseorang dari Bani Fulan di sini?’ Beliau mengulanginya tiga kali. Lalu bangkitlah seorang laki-laki. Rasulullah saw. berkata kepadanya, ‘Apakah yang menghalangimu untuk menjawab seruanku pada kali yang pertama dan kedua? Adapun aku tidak menyebutkan sesuatu kepadamu melainkan kebaikan. Sesungguhnya Fulan -seorang laki-laki dari kalangan mereka yang sudah mati- tertawan (tertahan) karena hutangnya’,” (Shahih, HR Abu Dawud [3341], an-Nasa’i [VII/315], al-Hakim [II/25-26], Ahmad [V/11, 13 dan 20) dan al-Baihaqi [VI/76]).

 

Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Jiwa seorang mukmin tertahan karena hutangnya hingga dilunasi,” (Shahih, HR at-Tirmidzi [1078 dan 1079], Ibnu Majah [2413], Ahmad [II/440, 475 dan 508], ad-Darimi [II/262] dan al-Baghawi [2147]).

 

Dari Jabir bin ‘Abdillah r.a, ia berkata, “Seorang laki-laki mati dan kami pun memandikan jenazahnya, lalu kami mengafaninya dan memberi wangi-wangian. Kemudian kami letakkan untuk dishalatkan oleh Rasulullah saw. di tempat khusus jenazah Maqam Jibril. Kemudian adzan shalat pun berkumandang. Beliau pun datang bersama kami dengan melangkah pelan kemudian berkata, ‘Barangkali rekan kalian ini punya hutang?’ Mereka menjawab, ‘Ya, dua dinar!’ Maka Rasulullah pun mundur, beliau berkata,’Shalatkanlah rekan kalian ini.’ Lalu berkatalah salah seorang dari kami bernama Abu Qatadah, ‘Wahai Rasulullah hutangnya yang dua dinar itu atas tanggunganku!’

 

Maka Rasulullah saw. berkata kepadanya, ‘Hutang itu menjadi tanggunganmu? Tertanggung dari hartamu? Dan si mayit terlepas daripadanya?’

Abu Qatadah menjawab, ‘Ya!’ Maka Rasulullah saw. pun menshalatinya dan setiapu kali Rasulullah bertemu dengan Abu Qatadah beliau selalu berkata, ‘Apakah hutang dua dinar itu telah engkau lunasi? Hingga pada akhirnya Abu Qatadah mengatakan, ‘Aku telah melunasinya wahai Rasulullah.’ Maka Rasulullah berkata, ‘Sekarang barulah segar kulitnya’!” (Shahih, HR Ahmad [III/330], al-Hakim [II/58] dan al-Baihaqi [VI/74-75]).

 

Dari ‘Uqbah bin ‘Amir ra, bahwa ia mendengar Rasulullah saw. bersabda, “Janganlah kalian menakuti-nakuti diri kalian setelah mendapatkan keamanan!” Mereka bertanya, “Bagaimana itu wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab, “Yaitu dengan hutang,” (Hasan, HR Ahmad [IV/146 dan 154], Abu Ya’la [1739], al-Hakim [II/26], al-Baihaqi [V/355], al-Bukhari dalam Tarikh al-Kabiir [III/2/430]).

 

Dari Tsuban Maula Rasulullah dari Rasulullah saw. bahwa beliau bersabda, “Apabila ruh berpisah dari jasad sedang ia terbebas dari tiga perkara niscaya masuk Syurga, yaitu dari kesombongan, ghulul dan hutang,” (Shahih, HR at-Tirmidzi [1573], Ibnu Majah [2412], Ahmad [V/276, 281 dan 282] Al-Hakim [II/26], al-Baihaqi [V/355 dan IX/101-102]).

 

Kandungan Bab:

Peringatan keras tentang perkara hutang. Hutang adalah kesusahan pada malam hari, kehinaan pada siang hari dan penghalang masuk surga. 

Boleh melunasi hutang orang yang sudah mati oleh selain anak-anaknya. 

Barangsiapa mati sebelum melunasi hutangnya bukan karena kelalaiannya, misalnya ia adalah orang yang kesulitan atau tiba-tiba ajalnya datang padahal dalam hatinya ia berniat melunasi hutangnya, namun ia belum sempat melunasinya, maka Allah akan menjamin pelunasannya. Dalilnya adalah dua hadits berikut ini:

Hadits Abu Hurairah r.a. secara marfu’, “Barangsiapa meminjam harta orang lain dengan niat akan mengembalikannya, maka Allah akan menolongnya untuk mengembalikannya,” (HR Bukhari [2387]). 

Hadits Maimunah ra secara marfu’, “Tiada seorang pun yang berhutang lalu Allah mengetahui bahwa ia berniat melunasinya melainkan Allah akan menolongnya untuk melunasinya di dunia,” (Shahih, HR an-Nasa’i [VII/315-316], Ibnu Majah [2408], Ahmad [VI/332], al-Hakim [II/23]). 

Dengan demikian jelaslah bahwa peringatan keras tentang perkara hutang ini berlaku atas orang yang meminjam harta orang lain untuk melenyapkannya atau untuk memakannya dan tidak berniat mengembalikannya, wallaahu a’lam.

(BY SAIFULLAH)

Posted with WordPress for BlackBerry.

Hutang Negara Tanggungjawab Bersama?

Posted in 1, Hutang, Politik, Umum on October 28, 2010 by Abdullah

Kalau berhutang untuk perkhidmatan perubatan percuma, pendidikan percuma dan menaik tarafkan sistem pendidikan negara berbaloi la jugak..

Hutang Negara, Setiap Rakyat Menanggung RM14 000.

Oleh: Ustad Idris Ahmad
Ketua Penerangan PAS Pusat

Parti Islam Se-Malaysia PAS merasa kesal terhadap pendedahan Ketua Audit Negara, Tan Sri Ambrin Buang, bahawa hutang negara pada tahun lalu berjumlah RM362.39 bilion, iaitu paras yang paling tinggi dalam tempoh lima tahun. Hutang kerajaan di dalam negara (domestic debt) pada tahun lalu adalah RM348.60 bilion atau 96.2 peratus keseluruhan hutang Kerajaan Persekutuan. Ini bermakna setiap rakyat Malaysia seramai 26 juta menanggung hutang sebanyak RM14,000 setiap orang.

PAS menganggap bahawa hutang yang meningkat  dengan mendadak kerana ketirisan dan rasuah. Pendedahan Ketua Setiausaha Negara, mengatakan bahawa negara kerugian akibat rasuah setiap tahun RM10 bilion. Laporan Ketua Audit Negara 2009 mendedahkan berlaku penyelewengan mengagihkan bantuan Kumpulan Wang Amanah Pelajar Miskin (KWAPM) kepada murid tidak layak kerana maklumat pendapatan mereka meragukan. Malah, ada penerima didapati memiliki kemudahan tidak sepadan dengan kedudukan kewangan diisytiharkan seperti saluran televisyen berbayar Astro, lebih sebuah kenderaan dan ada penghawa dingin di rumah. Begitu juga dengan program Rancangan Makanan Tambahan (RMT) di sekolah disediakan  sandwich tanpa sardin, tomato, timun dan salad. Semuanya adalah contoh yang menunjukkan kegagalan kerajaan Umno BN yang akan digalas oleh rakyat Malaysia akibat kecuaian kerajaan pada hari ini menguruskan pentadbiran negara.Apakah ini merupakah sebuah kerajaan yang berkesan dalam mentadbir negara ini. Selalu pemimpin Umno di negara ini sering mendabik dada bahawa parti yang bijak memerintah ialah Umno dan BN. Selain daripada BN maka tidak mampu untuk memerintah. Tidak hairanlah kepada kita apabila negeri yang diambil alih oleh PAS dan Pakatan Rakyat terpaksa memikul bebanan hutang yang perlu dilangsaikan. Kerajaan baru perlu melunaskan hutang,kerana kita ambil alih kerajaan, bukan ambil alih parti. Pengalaman PAS di Kelantan terpaksa memikul hutang kerajaan BN sebanyak RM740 juta selama 12 tahun mereka memerintah Kelantan. Begitu juga hutang kerajaan Kedah sebanyak RM2.3 bilion selama 51 tahun Umno BN perintah. Kebijaksanaan pemimpin PAS dan Pakatan Rakyat di Kelantan, Kedah, Selangor dan Pulau Pinang menguruskan kewangan dan cuba berusaha membayar balik hutang amat dikagumi oleh pegawai kerajaan pusat

 Persoalannya apakah rakyat mahu membiarkan keadaan ini terus berlaku dan anak cucu kita yang akan menanggung derita pada masa akan datang. Pemimpin Umno BN hanya pandai berbelanja dengan boros dan tidak serius untuk menentang rasuah dan membetulkan kepincangan. Mereka akan mengorek lombong-lombong yang masih ada,  seperti Kumpulan Simpanan Pekerja (KWSP), Petronas, Permodalan Nasional Berhad (PNB), Tabung Haji dan sebagainya. PAS menyeru rakyat supaya cukuplah memberi mandat  kepada Umno BN yang mengkhianat rakyat dan masa depan anak cucu kita.

Posted with WordPress for BlackBerry.